Kandungan Buah Naga – 13 Nutrisi dan Manfaatnya Bagi Tubuh

Kandungan Buah Naga – 13 Nutrisi dan Manfaatnya Bagi Tubuh

Berkat kandungan yang ada di dalamnya, buah naga telah dianggap sebagai salah satu makanan super yang mampu mencegah berbagai macam penyakit.

Misalnya dengan mengonsumsi buah naga secara teratur, maka kita bisa terhindar dari kondisi medis berbahaya nan mematikan seperti penyakit kardiovaskular dan diabetes, hingga anemia dan kanker.

Sebagian besar manfaatnya tersebut berasal dari kandungan antioksidan yang dimilikinya, terutama jenis flavonoid, asam fenolat, dan betasianin.

Selain daripada ketiga antioksidan di atas, masih banyak vitamin dan mineral yang bisa kita dapatkan darinya.

Dikutip dari berbagai macam sumber, berikut adalah kandungan dari 6 ons buah naga lengkap bersama manfaatnya bagi kesehatan kita.

Protein (2 gram)

Kandungan Buah Naga – 13 Nutrisi dan Manfaatnya Bagi Tubuh

Siapa bilang hanya daging saja yang mengandung protein? Ternyata ada dari buah-buahan yang juga mengandung molekul nutrisi tersebut, salah satunya terdapat dalam buah naga.

Sekalipun tak sebanyak produk hewani, protein dalam buah naga masih mampu melakukan pekerjaan utamanya dalam sel tubuh kita.

Misalnya, protein tersebut akan digunakan untuk kebutuhan kinerja struktur, fungsi, pengaturan jaringan, dan organ tubuh secara keseluruhan.

Sebagai bonusnya, protein dalam buah tak disertai dengan lemak jenuh seperti halnya yang ada dalam daging sapi.

Jadi, sangat cocok digunakan bagi kamu yang tengah berjuang dalam melawan kegemukan.

Serat (5 gram)

Seperti halnya produk nabati pada umumnya, buah naga juga mengandung serat dalam kadar yang cukup memukau.

Bayangkan saja, dari 6 ons buah naga saja bisa menghadirkan sekitar 5 gram serat yang akan digunakan untuk berbagai macam kebutuhan tubuh kita.

Serat ini akan menjadi prebiotik yang bertugas dalam mendorong pertumbuhan bakteri sehat di usus kita.

Hal ini terjadi karena perut kita tak mampu mencerna serat sehingga akan terus berjalan menuju usus dalam bentuk utuh.

Baca Juga :   Kabar Buruk!, WHO Minta Dunia Waspada Soal Varian Omicron

Dari sanalah, bakteri sehat kita akan mengonsumsi serat tersebut dan meningkatkan sistem imunitas kita secara nyata.

Gula (13 gram)

Gula menjadi salah satu musuh utama bagi siapa saja yang tengah menderita diabetes.

Untungnya, kandungan gula yang terdapat dalam buah naga tak seberbahaya yang orang pikirkan.

13 gram bukanlah jumlah yang terlalu banyak jika kita bandingkan dengan karbohidrat (gula) dari nasi putih.

Kemudian kalori yang minim serta serat yang melimpah menjadi perpaduan yang sempurna untuk mengatur penyakit gula dalam darah kita, sehingga tak heran jika buah naga dianggap sebagai makanan yang diperbolehkan bagi para penderita diabetes.

Secara keseluruhan, buah naga itu sangatlah unik, enak, dan bisa menambah variasi pola makan kita.

Saat ditilik dari sisi psikologis, semua sifatannya tersebut dapat mencegah kita terkena ngidam makanan manis seharian penuh.

Vitamin A (100 IU)

Vitamin A merupakan salah satu nutrisi paling banyak dikenal oleh masyarakat kita, tak peduli apakah mereka adalah orang awam atau bahkan anak-anak yang tengah duduk di sekolah dasar.

Bahkan jenis vitamin ini menjadi yang paling pertama diajarkan berkat peranan utamanya dalam menjaga agar organ mata kita tetap sehat di sepanjang usia.

Tapi tak berhenti sampai di sana, vitamin A yang terkandung dalam buah naga pun ditengarai memiliki sejumlah manfaat kesehatan lainnya termasuk menurunkan resiko kanker, mendukung sistem imunitas, mengurangi resiko terkena jerawat, mendukung kesehatan tulang, dan mempromosikan sistem reproduksi yang sehat.

Vitamin C (4 mg)

Vitamin terkenal lainnya yang terkandung dalam buah naga!

Vitamin C masuk ke dalam avarian antioksidan yang penting bagi sistem kekebalan tubuh kita.

Selain itu, vitamin C dalam buah naga juga akan membantu meningkatkan penyerapan zat besi yang kamu dapatkan dari makanan hewani, sehingga mencegah terkena anemia yang berbahaya.

Baca Juga :   Waspada Varian Baru Covid-19 yang Kelima, Omicron

Kalsium (31 mg)

Kalsium dari buah naga memanglah tak terlalu banyak, akan tetapi masih bisa digunakan sebagai pelengkap saat kamu ingin meningkatkan kekuatan tulang seiring dengan bertambahnya usia.

Selain tulang, beberapa organ tubuh seperti jantung, otot, dan saraf juga membutuhkan kalsium agar berfungsi dengan baik.

Apalagi jika kita gabungkan dengan vitamin D, maka – menurut penelitian – dapat melindungi kita dari penyakit berbahaya termasuk kanker, diabetes, dan tekanan darah tinggi.

Zat Besi (0,1 mg)

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa vitamin C dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan hewani.

Namun menariknya, buah naga pun sebenarnya memiliki kadar zat besi yang dapat diserap tubuh secara optimal.

Zat besi sangatlah penting dalam mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh kita demi menjaga agar kadar energi tetap normal.

Magnesium (68 mg)

Kalsium biasanya bekerja sama dengan magnesium untuk menjaga tulang tetap sehat dan mencegah kita terkena penyakit keropos tulang bernama osteoporosis.

Dan tak perlu jauh-jauh mencarinya, karena buah naga pun mengandung kedua mineral tersebut dalam kadar yang cukup.

Bahkan buah naga menawarkan lebih banyak magnesium dibandingkan dengan jenis buah-buahan lainnya, yaitu sekitar 68 mg dari satu porsi makan saja.

Flavonoid

Flavonoid masuk ke dalam keluarga antioksidan sekaligus menjadi salah satu rahasia kenapa buah naga begitu menyehatkan dan mencegah kita terkena berbagai macam penyakit.

Bukan hanya membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh saja, flavonoid juga bersifat sebagai efek anti-radang yang bermanfaat dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif penyebab penyakit.

Asam Fenolat

Selain flavonoid, sebuah studi juga menemukan bahwa buah naga ternyata mengandung sejumlah senyawa besar fenolik lainnya dengan kapasitas antioksidan yang begitu kuat, yakni asam fenolat. 

Baca Juga :   Waduh, Kasus Omicron RI Naik Jadi 5 Orang, Baru Pulang dari London

Senyawa ini sangatlah mudah diserap melalui dinding saluran usus kita untuk kemudian bermanfaat dalam mencegah kerusakan sel akibat reaksi oksidasi radikal bebas yang berbahaya.

Betasianin

Warna merah alami yang terdapat dalam buah naga disebabkan oleh senyawa sehat yang satu ini.

Saat memasuki tubuh kita, betasianin tersebut akan berubah menjadi antioksidan yang begitu kuat untuk digunakan sebagai pelawan penyakit berbahaya yang mematikan.

Berbeda dengan pewarna yang didapatkan dalam makanan cepat saji atau bahkan permen sasetan di warung, warna merah pekat dalam buah naga malah menguntungkan tubuh dengan berbagai macam cara.

Sebuah studi menjelaskan secara terperinci bahwa betasianin ini sangatlah berguna dalam memberikan pertahanan terhadap stres oksidatif, yaitu sebuah kondisi yang menjadi penyebab rusaknya sel, protein, dan DNA.

Karotenoid

Tak lupa juga disebutkan adanya karotenoid dalam buah naga, yang juga masuk ke dalam keluarga antioksidan.

Fungsinya pun sama dengan varian antioksidan lainnya, yakni bermanfaat dalam melindungi kita dari penyakit berbahaya sekaligus meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara nyata.

Saat memasuki tubuh dan dicerna oleh bakteri usus kita, karotenoid ini akan terkonversi menjadi vitamin A aktif yang berguna dalam proses pertumbuhan, fungsi imunitas, dan kesehatan mata.

Likopen

Likopen juga menjadi senyawa tanaman yang bertanggung jawab dalam memberikan warna merah pada buah naga.

Asupannya secara teratur sudah terbukti mampu mengurangi resiko terkena kanker dan penyakit jantung.

Likopen memang banyak dijual di pasaran dalam bentuk suplemen, akan tetapi disertai dengan efek samping bagi siapa saja yang merasa sensitif terhadapnya.

Jadi, alangkah lebih baik jika kamu konsumsi secara alami melalui buah-buahan seperti buah naga eksotis yang satu ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.